Haru No Ni
PROLOG
Kata-Kata Kepala Desa di Tanzania
Di sebuah desa tak bernama di Tanzania
Ada anak-anak yang tak bisa berpikir atau berbicara
Otak mereka rusak karena kekurangan gizi
Mereka bahkan tak bisa berjalan
Mereka hanya bisa merangkak
Kepala desa yang sudah tua berkata padaku
" Miss Kuroyanagi, saat anda kembali ke Jepang;
Ada satu hal yang saya ingin anda ingat;
Orang dewasa meniggal sambil mengerang,
Mengeluhkan rasa sakit mereka,
Tapi anak-anak hanya diam.
Mereka mati dalam kebisuan,
Dibawah daun-daun pisang,
Memercayai kita, rang-orang dewasa."
Di India,
Aku bertemu anak lak-laki yang sekarat akibat tetanus
Aku berkata lembut padanya, dalam bahasa Jepang.
" Bergembiralah, sayang, dokter berusaha semampunya untukmu."
Anak laki-laki itu menatapku
Dengan matanya yang indah dan besar
Dan berusaha mengatakan sesuatu.
Tetanus adalah penyakit yang mengerikan;
Otot-ototmu menjadi kaku dan kau tak bisa bicara.
Aku bertanya pada perwawat apa yang coba dikatakan oleh anak laki-laki itu
" Aku berdoa untuk kebahagiaanmu," perawat itu menerjemahkan.
Aku terlalu terharu untuk berkata-kata.
Anak laki-laki yang sekarat itu sama sekali tidak mengeluh.
Hanya itu yang ia katakan.
Seandainya ia sudah divaksinasi,
Ia tak perlu mati.
Kata-kata kepala desa di Tanzania
Serta kata-kata anak lelaki di India itu
Akan tinggal dalam haiku selamanya.
Bagian PROLOG buku
Totto-chan : A goodwill Journey to the children of the World



Komentar
Posting Komentar